Kamis, 26 September 2019

Cara Mudah Menentukan Oli Berdasarkan Kemasannya

Oli Berkualitas

Meskipun terlihat seragam, ternyata oli kendaraan memiliki banyak ragamnya. Hingga saat ini masih banyak orang yang sembarang memilih oli. Akibatnya, performa kendaraan menurun. Lalu, bagaimana cara menentukan oli berkualitas? Cara yang paling mudah adalah dengan melihat kode pada kemasan. Lebih jelasnya, berikut pembahasannya untuk Anda.

·         SAE
Kode ini mungkin sering Anda lihat karena umumnya diletakkan pada bagian depan kemasan. SAE adalah kependekan dari Society of Automotive Engineers, di mana kode ini menentukan tingkat kekentalan atau viskositas oli. Umumnya, kode ini terdiri atas dua angka yang masing-masing memiliki makna tersendiri.

Misalnya, pada kemasan oli terdapat kode 10W40, di mana kode pertama menentukan kekentalan oli pada suhu rendah—nol derajat Fahrenheit—dan huruf “W” berarti “winter”. Sedangkan, kode selanjutnya menandakan kekentalan pada suhu tinggi—diukur pada suhu 212 derajat Fahrenheit. Jadi, semakin tinggi angka pada kode tersebut maka semakin kental pula konsistensi oli.

·         Base Oil
Kemampuan oli dalam menjaga viskositasnya tak lepas dari base oil yang digunakan. Terdapat 2 jenis base oil yang umum digunakan, yaitu mineral dan sintetik. Minyak mineral adalah minyak mentah yang langsung diolah menjadi pelumas, sedangkan minyak sintetik harus melewati proses pengolahan dan modifikasi dengan bahan kimia sebelum dijadikan pelumas.

Oli berkualitas dilihat dari base oil yang digunakan, yang umumnya tertera pada kemasan oli. Pelumas berbahan sintetik jauh lebih baik dalam menjaga penguapan oli dibanding dengan pelumas berbahan mineral. Penguapan yang berlebihan akan menyebabkan mesin cepat panas, akibatnya kinerja mesin menjadi berat dan efisiensi bahan bakar akan berkurang.

·         JASO
JASO atau Japanese Automotive Society Organization merupakan kode yang menandakan klasifikasi oli sepeda motor berdasarkan spesifikasinya. Motor dengan sistem 2-tak memiliki kode F sedangkan motor 4-tak memiliki kode M. Umumnya kode tersebut diikuti oleh satu huruf yang menandakan kualitasnya.

JASO untuk mesin 2-tak memiliki kode antara lain FA, FB, FC dan FD. Kode ini menentukan jenis aditif oli samping yang akan berpengaruh terhadap kemampuan melumasi mesin dan asap yang dihasilkan. Sederhananya JASO FA menghasilkan lebih banyak asap dibanding JASO FB dan seterusnya.

Sistem mesin 4-tak memiliki 2 kode, yakni MA dan MB. Pelumas dengan kode JASO MA ditujukan untuk sepeda motor dengan sistem kopling basah, sedangkan kode MB ditujukan untuk sepeda motor dengan sistem kopling kering, seperti skuter matik, misalnya. Pelumas dengan kode MB tidak boleh digunakan untuk motor dengan sistem kopling basah karena memiliki zat aditif.

Itulah cara menentukan oli berkualitas berdasarkan kode yang tertera pada kemasan. Jadi, jangan salah pilih, ya. Selain berdasarkan kode, kualitas oli juga ditentukan oleh produsen atau brand-nya, oli dari produsen yang sudah memiliki pengalaman dan melakukan berbagai penelitian seperti Idemitsu tentu memiliki kualitas oli jauh lebih baik. Penggunaan keyword tidak perlu diulang, cukup pada paragraph pertama saja

Tidak ada komentar:

Posting Komentar